Tebar Kebaikan di Lingkungan, Yayasan Hidayatussholihin RW 04 Gelar Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Jakarta, Suarakitanews.co.id – Yayasan Hidayatussholihin yang beralamat di Menteng Atas Barat Gang 3, Rt 03 Rw 04, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi menggelar santunan yatim piatu dan dhuafa.(17/07/2026).
Dengan menunjukan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, Yayasan Hidayatussholihin Rw 04 Kelurahan Menteng Atas, menyantuni 45 anak yatim piatu dan dhuafa.
Acara santunan anak yatim piatu dan dhuafa, dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat diantaranya, Ust. Wahid Abdul Wahab (ketua Rw 04), Aipda Suyadi (Bhabinkamtibmas) dan lainnya
Acara santunan di awali dengan pembacaan ratib al-hadad dan simtudhorol.
Dalam sambutannya Ketua dewan pembina Yayasan KH. Hidayatussholihin. S.Pdi, mengingatkan pentingnya bersyukur.
”Syukur bukan hanya diucapkan namun harus direalisasikan dalam bentuk kita bersedekah”, Ucap Ustadz Dayat.
Sementara itu penceramah utama dalam kegiatan tersebut Habib Ali Al Djuned, dalam ceramah agamanya mengangkat asal muasal ditentukan perhitungan Hijriah.
Dalam ceramahnya disampaikan bahwa penentuan bulan bulan dalam tahun Hijriah, dihitung berdasarkan perputaran bulan.Adapun penentuan Muharram atau biasa dikenal dengan Tahun baru islam, ditentukan berdasarkan musyawarah para sahabat Nabi di era kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab, dengan mengambil moment hijrahnya Nabi Muhammad.SAW dari Mekah ke Madinah sekitar tahun 17Hijriah (638 M).
Dalam keterangan persnya Ketua Yayasan Hidayatussholihin, Suyadi mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kelancaran acara tersebut.
”Kami selaku pengurus Yayasan sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah melancarkan acara santunan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah serta warga sekitar yang telah banyak membantu lancarnya acara kami”, Ungkap Suyadi.
Acara santunan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Kelurahan Menteng Atas, kemudian di lanjutkan dengan pembagian bingkisan kepada penerima manfaat.
Jurnalis Muhamad iip
editor. Herman
