Peringatan Maulid Nabi di Masjid Pondok Pesantren Nurul Hikmah Al-Fathimah Berlangsung Khusyuk

BOGOR, SuaraKitaNews.co.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Pondok Pesantren Nurul Hikmah Al-Fathimah berlangsung khusyuk dan penuh hikmah. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300 jamaah laki-laki yang datang dari sejumlah daerah.

Acara berlangsung di kawasan Pasar Senen, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (21/9/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hikmah Al-Fathimah KH. Tatan Mubarok, S.H.I., Kiai Marwan Muzakki selaku penceramah tunggal, Ustaz Ruslan Abdul Munir sebagai qari dari Sukabumi, Camat Pamijahan Eka, Panglima Rumah Santri Ustaz Romly atau yang akrab disapa Kyai Pacul, Kiai Odang, perwakilan IMMAN (Ikatan Mubaligh-Mubalighoh Nusantara), tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW serta jamaah yang hadir.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan basmalah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Ruslan Abdul Munir.

Selanjutnya, Camat Pamijahan Eka menyampaikan sambutan. Ia mengatakan bahwa meskipun baru sekitar tiga bulan menjalankan tugas di Kecamatan Pamijahan, dirinya melihat wilayah tersebut sebagai daerah yang indah dan memiliki suasana yang sejuk.

Ia juga mengajak masyarakat Desa Ciasihan untuk terus meningkatkan persatuan, kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat.

“Mari kita tingkatkan kesatuan dan persatuan, kebersamaan serta kerukunan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hikmah Al-Fathimah, KH. Tatan Mubarok, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut KH. Tatan Mubarok yang juga Ketua MUI Kecamatan Pamijahan Bogor, setiap ucapan, perbuatan dan perilaku Rasulullah SAW merupakan teladan yang baik (uswatun hasanah) bagi umat Islam sepanjang zaman.

“Rasulullah adalah teladan sempurna dalam segala aspek kehidupan. Kepribadian beliau yang mulia tidak hanya menjadi contoh bagi umat Islam, tetapi juga relevan bagi seluruh umat manusia dalam hubungan sosial, ekonomi, kepemimpinan hingga hubungan dengan Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar senantiasa istiqamah dan ikhlas dalam menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat. Menurutnya, menebarkan kebaikan membutuhkan keikhlasan dan kesabaran sebagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Kiai Haji Marwan Muzakki sebagai penceramah tunggal. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah agar senantiasa bersyukur karena telah menjadi umat Nabi Muhammad SAW.

Ia juga menyampaikan harapan agar umat Islam dapat menjadi golongan yang mendapatkan rahmat Allah SWT dan kelak memperoleh tempat di surga.

“Semoga kita senantiasa bisa meneladani akhlak mulia Nabi dan termasuk golongan orang yang dirindukan masuk surga bersama Rasulullah Muhammad SAW,” ungkap Kiai Marwan Muzakki.

Selain itu, Kiai Marwan mengajak para jamaah untuk memberikan pendidikan yang baik kepada keluarga, terutama dalam menanamkan kecintaan kepada orang tua, rajin beribadah kepada Allah SWT serta mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlak mulia.

Ia menekankan bahwa perjalanan hidup manusia dari dunia menuju akhirat membutuhkan keteladanan. Bagi umat Islam, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang menjadi teladan dalam menjalani kehidupan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah antara para tokoh, pengurus pesantren dan seluruh jamaah yang hadir.

Rep: H. Aa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *