Disperindagkop UKM Latih Calon Pengurus KDKMP Susun Laporan Keuangan
Suarakitanews.co.id, BANJARNEGARA – Dalam upaya mendorong pengelolaan koperasi yang profesional, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pelatihan Laporan Keuangan bagi calon pengurus KDKMP, Selasa (13/4/2026), di Gedung PLUT Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti 45 peserta utusan KDKMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara, Drs. Adi Cahyono Purwo Saputro, MM, dalam pengarahannya menggarisbawahi pentingnya profesionalisme dalam mengelola Koperasi Merah Putih. Menurutnya, pengurus harus mampu bekerja tertib, transparan, dan bertanggung jawab dalam setiap pengelolaan keuangan.
“Siapapun yang nanti jadi pengurus, jadilah pengurus yang profesional dan dapat diandalkan. Profesional itu artinya bekerja dengan disiplin, jujur dalam pencatatan, serta mampu mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang dikelola,” kata Adi Cahyono usai membuka pelatihan secara resmi, didampingi jajaran pejabat Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara.
Adi Cahyono juga berpesan kepada semua peserta untuk tidak ragu berbuat baik dan memulai langkah kecil dalam membangun koperasi.
“Jangan takut ‘nandur’. Apa yang kita kerjakan hari ini, nanti ada kebaikan di masa depan. Jangan takut berbuat baik tapi tidak ada yang membalas. Yakinlah kalau sekarang kita berjuang, bisa jadi anak cucu kita yang kelak menikmati,” pesannya.
Lebih dari itu, ia juga mengajak peserta untuk selalu optimistis. Menurutnya, peluang besar sangat terbuka bagi koperasi di tingkat desa, karena keberadaan koperasi memiliki pasar yang luas jika dikelola dengan baik.
“Toko modern seperti Alfamart dan Indomaret saja yang diatur jaraknya, tetap eksis dan jarang yang tutup. Apalagi Koperasi Merah Putih yang berbasis desa, dengan wilayah puluhan kilometer, pangsa pasarnya sangat besar,” jelasnya.
Pelatihan yang didominasi kaum muda ini. Peserta berjumlah 135 orang, yang terbagi menjadi 3 batch, masing-masing 45 peserta, dengan materi teori dan praktik penyusunan laporan keuangan sederhana hingga aplikatif. Kegiatan berlangsung pada 13, 14, 15, 20, dan 21 April 2026.
Tak mudah dibohongi
Salah seorang narasumber pelatihan, Sri Wijayanti Natalia Ningrum, menyampaikan pentingnya kemampuan dasar akuntansi bagi pengurus Koperasi Merah Putih, khususnya bendahara.
“Saudara sebagai pengurus koperasi harus bisa menyusun laporan keuangan, baik sederhana maupun komprehensif, untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Apalagi bendahara yang memegang keuangan harus paham betul agar tidak mudah dibohongi,” katanya.
Ia menambahkan, fungsi akuntansi tidak hanya untuk mencatat, tetapi juga sebagai alat pengambilan keputusan.
“Akuntansi berfungsi mencatat informasi keuangan dan menghitung keuntungan usaha, sehingga koperasi bisa berkembang secara sehat,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Anggit dari Desa Panggisari, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya jadi lebih paham cara membuat laporan keuangan yang benar. Ini sangat bermanfaat, apalagi untuk kami yang nantinya akan mengelola koperasi di desa,” ungkapnya.
Disperindagkop UKM berharap para calon pengurus KDKMP mampu mengelola keuangan secara lebih profesional, sehingga koperasi dapat berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.**
Rept :Haris
Editor. Herman
