Sekda Banjarnegara Minta Seluruh OPD Turun Tangan Bantu Distribusi Air Bersih

BANJARNEGARA, Suarakitanews.co.id — Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Banjarnegara meluas secara signifikan. Menyikapi kondisi darurat ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara, Hendro Cahyono SE M.Si mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat dan proaktif membantu menyalurkan air bersih bagi warga terdampak.

Imbauan tersebut disampaikan Hendro saat memimpin apel pagi pada Senin (24/8/2026).

Menurutnya, keterlibatan aktif dari setiap OPD akan meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat penanganan krisis air di berbagai wilayah yang kini semakin meluas.

Sekda meminta agar para kepala OPD segera melakukan koordinasi internal dan aksi nyata di lapangan.

Dampak Kekeringan Meluas ke 11 Kecamatan
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, dampak kemarau kering saat ini telah meluas ke 39 desa dan 6 kelurahan yang tersebar di 11 kecamatan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Aji Piliroso, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihaknya telah mendistribusikan total 4.720.000 liter air bersih. Bantuan tersebut merupakan sinergi dari berbagai pihak yang disalurkan langsung kepada 7.503 Kepala Keluarga (KK) di wilayah-wilayah terdampak.

Di tengah situasi ini, Aji mengimbau masyarakat agar senantiasa berhemat dalam menggunakan air bersih, mengingat puncak musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Dari sisi klimatologi, Kepala Stasiun Geofisika (Kasgeof) Kelas 3 BMKG Banjarnegara, Heri Susanto, menjelaskan bahwa wilayah Banjarnegara tengah menghadapi musim kemarau kering yang cukup panjang.

Berdasarkan analisis cuaca, kondisi ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga November 2026.

“Kondisi saat ini masih menunjukkan adanya pengaruh El Nino yang cukup kuat,” ujar Heri.

Meski demikian, pihak BMKG terus memantau perkembangan atmosfer dan akan segera memberikan pembaruan (update) prediksi awal musim hujan apabila tanda-tanda peralihan musim mulai terdeteksi.

Rept :Haris

Editor. Herman

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *