Pupu Saepulah Terpilih sebagai Ketua DPD Nahdlatul Wathan Kabupaten Bogor Periode 2026–2031

0

Bogor – Suarakitanews.co.id – Organisasi kemasyarakatan Islam Nahdlatul Wathan (NW), yang telah memiliki kepengurusan hampir di seluruh provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan di Indonesia, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tingkat Kabupaten Bogor sebagai bagian dari agenda suksesi kepemimpinan organisasi.
Musda DPD Nahdlatul Wathan Kabupaten Bogor tersebut diselenggarakan di salah satu hotel di Bogor, Selasa (07/01/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh kesederhanaan dan nuansa kekeluargaan.
Musda dihadiri oleh pengurus cabang tingkat kecamatan, pengurus daerah, perwakilan DPW Nahdlatul Wathan Provinsi Jawa Barat, serta pengurus pusat DPP Nahdlatul Wathan dari Jakarta.

Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat seluruh peserta yang hadir, Musda secara aklamasi menetapkan Pupu Saepulah sebagai Ketua DPD Nahdlatul Wathan Kabupaten Bogor periode 2026–2031.

Perwakilan DPW Jawa Barat dan DPP Nahdlatul Wathan Pusat, Dr. TGKH Marjuki Alhafidz Qur’an, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjalankan amanah organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta menjaga keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Wathan.

Ia juga mengingatkan bahwa Nahdlatul Wathan didirikan oleh Tuan Guru Kyai Haji (TGH) Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, seorang ulama kharismatik sekaligus Pahlawan Nasional asal Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 1 Maret 1953. Organisasi ini didirikan dengan tujuan membangun negeri melalui pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta pengembangan usaha halal yang berkesinambungan bagi umat.

Dalam pernyataannya, Ketua DPD NW Kabupaten Bogor terpilih, Pupu Saepulah, menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan program-program yang menyentuh langsung kepentingan umat serta membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah, ormas Islam, lembaga profit maupun non-profit.

Selain itu, ia menargetkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, peningkatan kaderisasi, serta pengembangan ekonomi keumatan melalui dorongan kewirausahaan guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan anggota.

“Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi perhatian kami, dengan mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai sarana komunikasi, informasi, dan mobilisasi kegiatan agar organisasi berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Pupu Saepulah memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik.

“Mohon doa dan dukungannya, semoga Allah SWT memudahkan kami dalam melaksanakan tugas ini,” pungkasnya.

Rept.: H. Aa
Editor: Herman Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *