Kades Purwasaba Diduga Dikeroyok Massa Saat Demo Pilprades
Suarakitanews.co.id, Banjarnegara – Kericuhan terjadi di Balai Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Rabu (11/03/2026) pagi. Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho yang akrab disapa Hoho Alkaf, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh massa saat hendak meninggalkan lokasi sekitar pukul 08.44 WIB.
Insiden tersebut terjadi setelah berlangsungnya aksi unjuk rasa warga yang memprotes proses penjaringan atau seleksi perangkat desa (Pilprades). Sejumlah warga menduga proses pembentukan panitia seleksi tidak dilakukan secara transparan dan tidak melalui Musyawarah Desa (Musdes).
Kericuhan bermula ketika audiensi antara pemerintah desa dan peserta calon perangkat desa yang tidak lolos seleksi berlangsung tegang. Pertemuan yang diharapkan menjadi ruang klarifikasi tersebut berakhir buntu dan memicu emosi massa.
Saat Kepala Desa Purwasaba keluar dari Balai Desa, situasi semakin memanas hingga diduga terjadi tindakan pengeroyokan oleh sejumlah orang. Akibat kejadian itu, kacamata yang dikenakan Hoho Alkaf dilaporkan pecah dan pakaian yang dikenakannya robek.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun jumlah pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.
Sebelumnya, nama Hoho Alkaf sempat menjadi perbincangan publik pada akhir Februari 2026 setelah beredar informasi yang menyebut dirinya diberhentikan dari jabatan kepala desa karena memiliki tato di tubuhnya. Namun kabar tersebut telah dibantah secara resmi oleh yang bersangkutan dan dinyatakan sebagai informasi yang tidak benar.
Perkembangan situasi di Desa Purwasaba masih terus dipantau, sementara warga berharap polemik terkait seleksi perangkat desa dapat diselesaikan secara transparan dan kondusif.
Rept. Iwang / Haris
Editor. Herman
