Tepis Citra Negatif, Aliansi Wargo Hutomo Siap Bersinergi dengan Pemkab Banjarnegara Bangun Daerah

0

BANJARNEGARA, Suarakitanews.co.id  – Di tengah masih adanya sentimen negatif yang melekat pada organisasi kemasyarakatan (ormas) di berbagai daerah, Aliansi Wargo Hutomo hadir dengan semangat baru untuk mematahkan stigma tersebut. Melalui momentum Apel Besar Pasukan dan Deklarasi Aliansi Wargo Hutomo yang digelar di Alun-Alun Banjarnegara, Sabtu (11/7/2026), aliansi ini menyatakan komitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan krusial di Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta lintas elemen organisasi ini sekaligus menjadi saksi pengukuhan pengurus Aliansi Wargo Hutomo. Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial pada Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Pradana Agung Nugraha, Ketua Umum Aliansi Wargo Hutomo, Kurnia Dwi Santoso, menegaskan bahwa wadah ini dibentuk sebagai rumah bersama bagi ormas, LSM, aktivis, dan komunitas untuk berkolaborasi secara nyata demi kemajuan daerah. Ia mengakui adanya persepsi miring mengenai ormas, namun ia berjanji Aliansi Wargo Hutomo akan menunjukkan aksi nyata dan kontribusi positif.

“Banyak sentimen negatif tentang ormas. Tunjukkan bahwa Wargo Hutomo bukan ormas seperti itu. Kami akan selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah, terutama Forkopimda Kabupaten Banjarnegara, untuk menyikapi persoalan di daerah,” ujar Kurnia saat diwawancarai usai deklarasi.

Kurnia menambahkan, pihaknya telah merancang langkah strategis untuk menindaklanjuti arahan Wakil Bupati Banjarnegara, Wahid Jumali, Lc., terkait isu kemiskinan dan pengangguran. Dalam waktu dekat, Aliansi Wargo Hutomo akan segera melakukan rapat kerja guna mematangkan program jangka pendek, menengah, dan panjang, termasuk menjadwalkan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan dinas terkait.

“Kami akan melakukan audiensi untuk membahas bagaimana cara penanggulangan dan mencari solusi terbaik terkait kemiskinan serta rendahnya iklim investasi yang berdampak pada UMKM di Banjarnegara,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara, Wahid Jumali, Lc., dalam sambutannya menyambut baik terbentuknya aliansi ini. Ia menitipkan tiga harapan utama: menjaga kondusivitas wilayah, membangun komunikasi konstruktif melalui jalur yang santun, serta aktif menjadi solusi bagi masalah sosial masyarakat, seperti verifikasi data kemiskinan (DTKS) agar bantuan sosial tepat sasaran.

“Aliansi ini bukan milik satu golongan. Ini adalah rumah bersama bagi elemen masyarakat yang memiliki niat baik untuk membangun Banjarnegara yang kondusif dan lebih maju,” pungkas Kurnia.
Dengan dideklarasikannya Aliansi Wargo Hutomo, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat, sehingga keberagaman organisasi di Banjarnegara tidak menjadi sekat, melainkan energi positif untuk pembangunan daerah.

Rept:haris

Editor. Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *