HARFIA Responsif lakukan pengecekan & Pemeriksaan atas laporan unit Traktor di Abdya

0

Suarakitanews.co.id – Blangpidie PT.Harfia Construction Machinery, produsen Traktor Roda Empat HTR 855 bergerak kirimkan team monitoring untuk lakukan pengecekan dan pemeriksaan 5 unit Traktor di Kabupaten Aceh Barat Daya, Atas laporan beberapa keluhan dan kendala operasional unit di lahan sawah Kecamatan Blangpidie, Jumat lalu (23/01 2026).

Direktur Harfia mengatakan, team monitoring bersama kepala Divisi Mekanik dan anggotanya melakukan kegiatan inspeksi ke lapangan, ” Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan kendala dan efektifitas unit traktor kami di lahan sawah Aceh Barat Daya ” kata Suhardi, Kamis ( 22/1/26 ).

” Hal tersebut dilakukan untuk pengecekan dan pemeriksaan terkait fakta maupun kondisi traktor sebanyak 5 unit di Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya ) dengan tujuan memastikan kondisi unit yang sebenarnya.

Sementara Ketua team Delegasi Harfia, Agus Setiawan menyampaikan ” Pemeriksaan dan pengecekan alat mesin pertanian tersebut merupakan kegiatan pendalaman atas laporan bahwa unit traktor harfia kurang efektif dan banyak kendala ” terangnya.

Team mekanik dibawah komando Giri Ginanjar lakukan pemeriksaan secara detail unit traktor yang informasinya terkendala, ” kami sudah cek semua Rata-rata memang indikasi awal ada pada kesalahan operasional, terbukti dengan adanya setelan kopling yang berbeda, kondisi oli, filter serta pisau rotary sudah aus ” ujar Giri.

Giri juga menambahkan ” Setelah pengecekan awal, kemudian lakukan pemeriksaan serta meminta keterangan kelompok tani dan pengguna unit tersebut didapat fakta ada kesalahan mengoperasikan pedal kopling sehingga berdampak pada tenaga, lainnya tidak ada kontrol periode penggantian oli berkala, penggantian filter serta pisau rotary yang habis dalam masa dan volume penggunaan di olah lahan “.

Ketika hasil pemeriksaan dilaporkan ke Dinas Pertanian Aceh Barat Daya, ” Kami menyambut baik atas kunjungan Harfia yang responsif ke lapangan, dan kami mohon maaf atas semua ini, apabila ada Miss informasi serta kelalaian dari pihak kami sehingga yang terjadi adalah miss persepsi lainnya, sesuai apa yg saya katakan sebelumnya bahwa bukan unit nya tidak bisa digunakan, akan tetapi komunikasi dan koordinasi yang dibutuhkan dalam operasional unit traktor ” Tegas Hendri Yadi, Kepala Dinas Pertanian Aceh Barat Daya.

” Kedepan insyaallah kami lakukan upaya untuk lebih baik dalam tata kelola alsin, agar sesuai arahan prosedur dan pelatihan dari penyedia dijalankan dengan baik ” Hendri menambahkan.

” Harapan kami kedepan dalam waktu dekat pihak Harfia akan memberikan pelatihan secara intensif terhadap operator yg kita tunjuk, sehingga pengoperasian traktor dilapangan tidak lagi mengalami kendala, serta selalu menjalin komunikasi diantara kita, baik pihak kami yg mengelola dan pihak harfia tentunya ” Pungkas Hendri, ketika ditanya awak media via telepon.

Rept. Aswan

editor. Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *